Menanti Tandukan ‘Kabau Sirah’

Beberapa waktu lalu, manajemen PS Semen Padang, mengumumkan sejumlah pemain baru yang bakal membela tim ‘Kabau Sirah’ pada kompetisi Liga Indonesia 2008-2009. Dengan materi pemain muda–rata-rata berusia 22 tahun–manajemen berharap banyak pada tim besutan pelatih Djoko Soesilo, pelatih yang sukses membawa Persiwa Wamena ke tingkat elit liga nasional (Liga Super).
Tak tanggung-tanggung, target akhir menembus Senayan dan bertarung di Liga Super pada kompertisi nasional tahun depan disampaikan Ketua Umum PS SP Widodo Santoso dihadapan manajemen klub dan puluhan wartawan yang hadir pada malam itu. Berkaca pada kompetisi sebelumnya, klub yang bermarkas di Indarung tersebut hampir saja terdegradasi jika Liga Super batal digulirkan. Nasib baik masih menaungi anak-anak Karang Putih sehingga masih bisa berlaga di kompetisi kelas II nasional–Liga Indonesia.
Sejauh ini, perkembangan anak asuhan Djoko Soesilo mulai memperlihatkan kurva membaik. Dari hasil lawatannya ke Pulau Jawa, SP cukup menggigit dan terbukti bisa mengimbangi lawan tandingnya yang menjadi peserta Liga Super nantinya. Seminggu berada di Pulau Jawa, anak-anak SP terlihat ngotot untuk memberikan hasil maksimal. Meskipun ditekuk Persitara 1-2, pada pertandingan laga uji coba perdana ke Pulau Jawa, namun hasil tersebut menunjukkan perkembangan yang baik dibanding musim sebelumnya.
Kekalahan pada laga uji coba diharapkan mampu memberi motifasi bagi pelatih dan pemain untuk menggali lebih jauh tentang persiapan tim menjelang laga sebenarnya. Sore kemarin, SP kembali menjajal Pelita Jaya–klub yang lolos ke Liga Super. Tentunya, langkah manajemen dan pelatih Djoko Susilo patut diacungkan jempol: memilih lawan tanding yang berada satu kelas di atas SP. Bicara hasil dikesampingkan saja dulu, karena masih tergolong laga uji coba.
Sebelum beruji coba ke Jawa, SP berhasil menjadi juara pada kejuaraan Bupati Pariaman yang diikuti klub-klub yang secara tekhnis berada di bawah SP. Manajemen berharap, hasil di Bupati Pariaman Cup dapat memicu mental bertanding anak-anak SP.
Bicara hasil, tentunya tidak lepas dari motivasi dan pemenuhan kebutuhan pemain. Dengan materi lokal–40 persen pemain asal Sumbar–manajemen berharap anak-anak lebih termotivasi membawa nama baik daerah ke tingkat lebih baik. Bukan berarti saya mengenyampingkan materi pemain asing (luar Sumbar dan Luar Negeri) yang ada di SP. Begitu tim terbentuk, masyarakat memandang SP sebagai satu kesatuan, bukan hanya pemain lokal semata. Tentunya, tugas pelatih dan manajemenlah yang akan membangun sikap brotherhood antar-sesama pemain yang menghuni klub nantinya.
Manajemen pun berharap banyak dengan usia muda yang mendominasi skuad SP pada kompetisi musim 2008 pada 21 Juli mendatang. “Saya terkesan dengan skuad Arsenal yang didominasi pemain muda,” aku Widodo Santoso pada kesempatan launching PS SP di salah satu hotel berbintang.
Berandai-andai seperti Arsenal, tentunya boleh-boleh saja. Seluruh masyarakat Minang, juga berharap demikian: PS SP=Arsenal. Tentunya, kesamaan tersebut ditunjukkan dengan prestasi yang minimal sama. Mungkin, saya dan masyarakat Minang, terlalu berharap banyak dengan target yang cukup tinggi. Tapi, tak ada salahnya kan berharap demikian? Mudah-mudahan, dengan dukungan maksimal perusahaan semen tertua di Tanah Air–PT Semen Padang–anak-anak SP mampu menyuguhkan permainan menarik pada musim mendatang. Tidak ada salahnya saya mengutip perkataan Dirut PT Semen Padang pada launching kemarin: “Tidak perlu ragu-ragu, segala keperluan manajemen klub merupakan tanggung jawab kami. Saya minta pada pengurus klub untuk segera membayar segala kewajiban pada pemain sehingga tidak mempengaruhi prestasi pemain pada pertandingan nantinya,” tegas Endang Irzal. (erinaldi)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s