Rock Apaan ya?

Musik selalu identik dengan kalangan muda. Tanpa musik, rasanya hidup iniRock 2 kurang pas–kurang berwarna. Saat senang, sedih, hingga menangis pun, musik setia menemani suasana hati. Slogan ‘music is not die’ kayaknya bisa menggambarkan kedekatan sosok mahkluk yang bernama manusia dengan bunyi-bunyian berbagai alat musik yang menghasilkan nada harmonis

.
Jika dikategorikan, musik bisa dikelompokkan dalam warna Blues, Country, Pop, Rock–heavy metal, punk, underground, slow rock–hingga Jazz. Dari beragam warna musik tersebut, Rock lebih berkembang dikalangan anak muda perkotaan yang terkesan dinamis dan expresif. Aliran yang satu ini diminati hampir seluruh lapisan masyarakat dunia. Melongok perkembangan musik di Kota Padang–khususnya Rock–cukup mendapat apresiasi dari kalangan muda Padang.
Studio musik berkembang sedemikian pesatnya. Tak hanya di pusat-pusat kota, hingga pelosok kota ini pun, studio musik bisa dijummpai. Dulunya–sekitar tahun 90-an–hanya beberapa studio musik yang ada di Padang. Belakangan, jumlah studio musik tumbuh sepuluh kali lipat dari tahun 90-an. Warna musik yang digemari pun masih sama–jenis rock. Saat tim Metro Xpresi mendatangi salah satu studio musik di Kota Padang, dentuman drum dan pekikan senar gitar listrik merupakan sambutan awal yang menggugah rasa ingin mencoba.
Rock 1Riyan, salah seorang anggota grup band di Padang mengaku, musik menginspirasi dirinya untuk berbuat sesuatu. “Pengen menggali kemampuan bermusik yang ada,” akunya kemarin. Menurut Riyan, bermusik sudah menjadi hoby-nya sejak dulu. Bahkan, aku cowok yang masih sekolah di salah satu SMU Negeri di Padang, ia mulai bermain musik dan membentuk grup band waktu masih SMP.
Ada keinginan buat jadi musisi gak? “Obsesinya sih begitu, tapi butuh usaha juga lho buat sampai ke sana,” ungkap Riyan tersenyum. Menjadi musisi menjadi mimpi dari sekelompok anak muda yang menggemari musik. Tapi, tidak semuanya pengen jadi musisi. Aldo, misalnya. Ia kepengen bermusik karena alasan singkat: “Pengen nambah pergaulan. Syukur-syukur jadi hebat (musisi),” akunya singkat.
Menyimak sejarah perkembangan musik Rock di dunia tak bisa lepas dari gitaris besar Jimi Hendrix. Gitaris yang satu ini merupakan sosok yang membidani lahirnya musik Rock. Masa awalnya musik Rock belum lepas dari irama blues-nya yang kental. Dalam perkembangannya musik rock mulai meperlihatkan jati diri. Pucaknya pertunjukkan art rock bertajuk The Wall karya Pink Floyd.
Seiring waktu, Sex Pistols dan The Clash muncul di awal 1970-an dengan mengusung konsep punk–pengembangan dari aliran rock. Selain punk, pengembangan lain dari musik rock itu sendiri yakni heavy metal dengan prinsip ‘secepat mungkin dan sekuat mungkin.’ Pionir aliran tersebut yakni Black Sabbath yang diikuti beberap icon heavy metal lainnya seperti Deep Purple, Judas Priest, Iron Maiden dan Metallica.
Di awal abad 21, rock memasuki masa indie yang diawali grub band asal Inggris The Smiths dan diikuti grup-grup lain seperti Franz Ferdinand, The Libertines, dan The Arctic Monkeys.
Di Tanah Air, genre musik rock dikembangkan pentolan aliran tersebut di era 70-an seperti God Bless, Gang Pegangsaan, Gypsy(Jakarta), Giant Step, Super Kid (Bandung), Terncem (Solo), AKA/SAS (Surabaya), Bentoel (Malang) hingga Rawe Rontek dari Banten. Mereka inilah generasi pertama rocker Indonesia. (eri)

3 thoughts on “Rock Apaan ya?

  1. Perkembangan musik Rock didunia maupun di Indonesia mungkin bisa dikatakan tidak pernah mati, walu mungkin pernah terjadi pasang surut.
    Tapi dari pengamatan saya sekilas, saya bukan pengamat musik yang telaten, yang mungkin telah mati dalam perkembangan musik Rock sekarang adalah semangat musik Rock itu sendiri, atau orang – orang memaknai musik Rock dengan cara yang tidak sama dengan awal nya musik Rock itu berkembang.
    Seperti hal nya perkembangan musik lainnya, sperti Blues, Jazz, musik Rock adalah musik pemberontakan terhadap kondisi sosial masyarakat waktu itu.
    Lyrik – lyrik lagu Rock kental dengan kritik dan ejekan terhadap pandangan masyarakat, kebijakan pemerintah dan hal – hal yang mereka (penyanyi Rock) anggap salah
    Tidak jarang lagu Rock merupakan jeritan suara hati mereka yang tertindas
    Memang lagu Rock kental dengan sifat yang identik dengan keras, sangar dan pemberontak. Karena itulah cara mereka para pemberontak yang keras dan melawan penindasan.
    Sekarang ini seperti nya yang terikuti oleh Rock-er sekarang adalah keras dan sangar, tapi sifat kritis sosial dan pesan – pesan moral sudah mulai luntur.
    Mungkin karena tuntutan pasar sehingga lagu – lagu sekarang tidak lagi mengutamakan kritik dan pesan moral.
    Tapi bukan berarti tidak bisa, contoh nya: lagu ” Breaking the habbit” Link Kin Park, merupakan kritis sosial dimana sekarang masyarakat seolah – olah harus menjadi apa yang dianggap oleh pandangan umum benar, orang – orang yang berbeda dengan pandangan umum akan dianggap aneh.
    Di Indonesia pun lagu – lagu Boomerang era 80an dan 90an awal pun punya kritik sosial yang bagus (tpi saya lupa judul nya)
    Sudah saat nya Rocker indonesia menggali kembali potensi peduli-sosial nya dan menuangkan dalam lagu.

  2. benar gung…rocker kehilangan daya kritisnya…ini yg harus digali para rocker, jgn hanya mengembangkan budaya pop:)

  3. yup..benar apa yg dikatakan mas Agung ‘n MAs erinaldi. Kebanyakan para Rocker menganggap Bermain Musik Rock adalah Style.. biar kelihatan sangar gitu lho.:)
    Tapi, sebetulnya menurut saya Musik pada Umumnya adalah expresi. Dimana kita bisa mencurahkan apa dirasakan lewat permainan kita. Dan, jenis aliran Rock-lah yang pas untuk itu.
    Salam Knal untuk Smuanya.”keep rockin”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s